Friday, August 24, 2012

What Tarps Can Do For Your Life

In Indonesia, it is summer at this time. But we still have to be vigilant, because sometimes there are unexpected arrival of rain. If we have a fairly large yard and can be used for special events (eg weddings, barbecues, or other family events), of course we should use a tarps to protect all people from the scorching heat or rain that might arise unexpectedly, right? :-)

I remember my wedding in December 2009, when the reception was held in the courtyard of my grandfather's house that is large enough to accommodate about 1,000 guests. It is clear that at the time Indonesia was experiencing the rainy season, which is often troublesome because it was unexpected. At that time we hired wedding organizer to take care of the installation of the canvas tarps, chairs, 2 stage that devoted respectively for the bride and music, long tables that provides food, huge fans and air conditioning, including the bride's and groom's wedding clothes and uniforms for families. That moment was really make me a super duper tired bride, but it is also fun! Watching the guests enjoyed my wedding really makes my heart stomping and happy at the same time ;-)

And apparently, I just realize that there are so many kinds of tarps. Oh wow.. In addition to canvas tarps that are usually used for such a big event like on my wedding, there are many other types. Like black plastic tarps, clear plastic tarps, or clear tarps that can be used for many purposes, ranging from mild to severe, depending on the thick-thin of the tarps material. Hm, it opens my eyes, that are so many things in this world that I haven't know yet :D
Continue Reading...

Wednesday, February 1, 2012

Taio Cruz - Hangover Lyrics

Click this link to watch Taio Cruz - Hangover video!

Sudah beberapa lama ini aku dan suamiku "jatuh cinta" pada lagu ini dan beberapa lagu lainnya hehe.. Bukan untuk alasan yg konyol (misalnya "terkenang masa muda" or something idiot like that kalo baca liriknya), tapi basicly kami berdua ini emang suka jenis musik hip hop dari dulu. Selain itu musiknya emang keren abis! #twothumbsup

Selain Taio Cruz (atau yg saat ini juga dikenal sebagai "TY.O"), saat ini kami juga lagi suka banget sama Jessie J, Nicole Scherzinger, dan Katy Perry. Sampe-sampe aku ngomporin suamiku supaya bikin musik dengan notasi-notasi yg tegas kayak lagunya mereka-mereka ini (yg menurut suamiku "musik Indonesia belum nyampe kesana, takutnya susah diterima padahal udah kepengen banget bikin nih.."). Tapi aku bilang aja, nggak usah peduli dengan kata-kata orang, coba dobrak aja "dinding" itu dan bikin trend dan gaya sendiri di sini! #deuh, gaya benerrrr ngomongnyaaa.. hahaha.. jadi pengen ngejitak kepala sendiri deh wkwkwk..

Pokoknya sekarang aku cuma mau share lagu aja ya.. abis suka sih.. walaupun emang teksnya betul-betul "tidak mendidik". Abis gimana doooonggg.. musiknya asli keren gila sih! *sigh*

Sedikit biografi tentang Taio Cruz (dalam bahasa Indonesia, sumber dari http://id.wikipedia.org/wiki/Taio_Cruz)

Taio Cruz (nama lahir Jacob Taio Cruz pada 23 April 1983) adalah penyanyi, penulis lagu, produser rekaman dan pengusaha asal Inggris. Pada tahun 2008, ia merilis debut albumnya Departure yang ditulis, diaransemen dan diproduseri oleh dirinya sendiri. Album ini meraih kesuksesan di Britania Raya dan mendapatkan nominasi MOBO Awards. Pada Juni 2010, Cruz merilis album lainnya berjudul Rokstarr. Singel "Break Your Heart" dan "Dynamite" berhasil menjadi nomor satu. Pada November 2010, Cruz berkolaborasi dengan Kylie Minogue dan Travie McCoy untuk singelnya Higher. Cruz juga menyanyikan lagu "Telling The World" sebagai singel utama dari jalur suara film animasi Rio. [Biografi lengkapnya dalam bahasa Inggris ada di sini].

"Hangover" lyrics byTaio Cruz

[Taio Cruz - Hook]
I got a hangover, wo-oh!
I've been drinking too much for sure
I got a hangover, wo-oh!
I got an empty cup
Pour me some more

So I can go until I blow up, eh
And I can drink until I throw up, eh
And I don't ever ever want to grow up, eh
I wanna keep it going, keep keep it going, going, going, going....

[Taio]
I got a little bit trashed last night, night
I got a little bit wasted, yeah yeah
I got a little bit mashed last night, night
I got a little shhh faced it, yeah yeah

Oh oh oh oh oh
I'm on the roof
If you don't know
Well now you know

[Taio Cruz - Hook]
I got a hangover, wo-oh!
I've been drinking too much for sure
I got a hangover, wo-oh!
I got an empty cup
Pour me some more

So I can go until I blow up, eh
And I can drink until I throw up, eh
And I don't ever ever want to grow up, eh
I wanna keep it going, keep keep it going, come on!

[Flo Rida - Rap]
Drink up, cause a body in a body til you ride, I'd do it
End up on the floor with cameraman you clueless
Officer oh What the hell you're doing
Stopping it, trouble it, you know you know what? come again
Give me Henn, give me gin, give me liquor, give me champagne
Bubbles til the end
What happens at the leather, if you inspired it til I'm ten
Like oh my homie Taio, we can all sip again
Again and again
Wasted so much, irrelevant
We're kicked to the head, who's selling it
I got the hang of it, that's my limousine
Don't mean like I said, I'm too intelligent
A little jack can't hurt this veteran
I show up but I never throw up, so let the drinks go up, go up

[Taio Cruz - Hook]
I got a hangover, wo-oh!
I've been drinking too much for sure
I got a hangover, wo-oh!
I got an empty cup
Pour me some more

So I can go until I blow up, eh
And I can drink until I throw up, eh
And I don't ever ever want to grow up, eh
I wanna keep it going, keep keep it going, come on!

ps: Image captured from the video clip "Hangover"
Continue Reading...

Friday, January 13, 2012

“SAYA INGIN MENJADI MUSLIM KAYA dan SUKSES”

Photobucket


Menemukan tulisan yang menggelitik dan menyentuh di blog salah satu rekan di dBC Network yang nyata-nyata mengingatkan kembali apa yang menjadi tujuan dan cita-cita saya menjalani bisnis ini. Ya, saya memang ingin KAYA dan mandiri secara finansial, karena saya punya banyak sekali keinginan yang selama ini terpaksa sempat mengendap hanya di dalam hati, tidak dapat muncul ke permukaan karena saya masih merasa tidak mampu untuk meraihnya. Bahkan sampai detik ini.

Saya ingin bisa menyenangkan kedua orang tua saya yang sudah mulai sakit-sakitan, terutama Papa.
Saya ingin bisa menyenangkan suami saya yang selama ini hidup dengan perjuangan sendiri, tanpa ibu dan ayah karena keduanya telah lama meninggal dunia.
Saya ingin bisa membantu biaya sekolah keponakan saya, karena saya ingin ia mendapatkan pendidikan yang terbaik.
Saya ingin bisa bersedekah lebih banyak dan lebih sering lagi.
Saya ingin bisa membantu pembangunan masjid di dekat rumah kami yang masih belum selesai sampai saat ini.
Saya ingin bisa Umrah dan naik Haji dengan biaya sendiri, berdua dengan suami.
Saya ingin bisa meng-Umrah-kan dan menaik-Haji-kan kedua orang tua saya untuk kedua kalinya, karena Mama terlihat rindu banget bisa berangkat Haji lagi.
Saya ingin bisa membantu mengasuh salah satu adik sepupu saya yang mengidap autis, adik ganteng yang mungkin nasibnya kurang beruntung.
Saya ingin bisa membuat hati Kakek dan Nenek saya tenang sebelum jatah usia mereka di dunia ini habis.
Saya...

Dan sumpah, saat ini saya meneteskan airmata karena saking rindunya saya ingin bisa mencapai semua itu dalam waktu dekat ini, ya Allah.. :'(

Saya sudah pernah bercerita kan, bahwa bisnis ini dulu pernah saya tinggalkan selama kira-kira 3 tahun, karena saya merasa tidak berkembang. Saat itu saya tidak tahu dimana salahnya, dan memutuskan untuk menyerah. Padahal lihatlah, sebenarnya yang perlu saya lakukan saat itu hanya satu, JANGAN BERHENTI! Karena saat ini begitu banyak teman yang bisa berhasil karena mereka memiliki impian dan mereka tidak berhenti untuk meraihnya. Saya juga punya impian yang sayangnya sempat saya lepaskan. Tapi itu tidak akan terjadi lagi mulai sekarang, saya berjanji, tidak akan!

Tahun 2012 ini SEMUA harus berubah, SAYA harus berubah, NASIB SAYA harus lebih baik, dan saya TIDAK AKAN BERHENTI sampai SAYA BERHASIL!

Kamu bagaimana? ;-)


Ulie Azhar
Independent Consultant Oriflame
ally.ulie@yahoo.com
081927775322
http://ulieazhar.co.cc/

--------------------------------------------------------------------------------------------------------


“SAYA INGIN MENJADI MUSLIM KAYA dan SUKSES” (Menjawab Tuduhan....)
Ketika saya kemarin menulis status-status di facebook, ada yang berkomentar pedas mengatakan saya kapitalis. Wow, orang tersebut saya yakin hanya membaca status saya sepenggal, padahal status-status fb saya kemarin rangkaian cerita.

Apakah bercita-cita menjadi muslim kaya salah? Dicap kapitalis?

Kalau dia ber-anggapan seperti itu, wajarlah kiranya mengapa ummat islam secara global masih terpuruk secara ekonomi. Karna sebagian masih berpikiran bahwa cukup dengan bertawakal dengan Allah.

Saya sangat setuju skali, bertawakal pada Allah itu WAJIB, gak bisa ditawar tawar. Keyakinan bahwa Allah semata yang memberikan kita rezeki. Keyakinan bahwa kita harus bergantung hanya kepada Allah, itu sudah mutlak. Tetapiii apakah cukup dengan hanya berdoa? Kalau pemahaman saya , rezeki itu harus di jemput, harus IKHTIAR/USAHA meraihnya.

saya belajar, bahwa betul Allah yang akan mencukupkan rezeki kita, tapi kita juga harus berusaha. Saya banyak belajar dari iphho santosa – sang motivator penulis buku best seller 7 keajaiban rezeki . dia bilang begini :

Bagi anda yang masih saja ogah-ogahan untuk kaya, tolong jawab pertanyaan-pertanyaan berikut ini :
- Inginkah anda dan suami naik haji?
- Inginkah anda memberangkatkan orang tua tercinta dan mertua anda berhaji?
- Inginkah anda memberlikan rumah untuk anak dan istri anda hidup layak?
- Inginkah anda memberikan pendidikan terbaik untuk anak anda?
- Inginkah anda memberikan fasilitas terbaik untuk anak, orangtua, saudara ketika mereka sakit?
- Inginkah anda menolong kaum dhuafa , menyantuni anak yatim?
Kalau saya pribadi akan tegas menjawab : Ya, saya INGIN...

Kalau kita ingin men-teladani Nabi Muhamamad, maka pelajari sejarahnya. Bagaimana kaya nya Nabi muhammad..beliau seorang pebisnis sukses, ia menyerahkan mas kawin puluhan unta muda yang setara dengan ratusan juta rupiah. Itu salah satu bukti. Dan lihat juga sahabat Nabi yaitu Umar bin Khattab, bagaimana Umar mewariskan 70.000 propesrti senilai triliunan rupiah. Lihat pula abdurahman bin auf, dll.

Saya masih tidak mengerti jika ingin menjadi muslim kaya dibilang kapitalis.

Yang menjadi pegangan saya adalah KEKAYAAN (HARTA) BUKANLAH TUJUAN, MELAINKAN HANYALAH ALAT. Yang dengan alat ini kita akan lebih mudah dalam :
- Berzakat, dan sedekah
- Membangun sarana ummat
- Menuntut ilmu
- Berhaji. Umrah
- Menolong saudara seiman yang lagi terkena musibah, dll

Dulu ketika saya masih hidup pas pasan , batin saya menangis ketika ada saudara seiman yang butuh biaya untuk operasi kanker anaknya, saya hanya bisa membantunya 50 ribu rupiah dan sebait doa. Sementara dia harus kesana kemari mencari dana untuk biaya pengobatan anaknya. Sedih saya tidak mampu menolong nya secara nyata, bantuan dana.

Saat ini ketika kemarin mendapat berita ada teman yang butuh biaya rumah sakit karna operasi, demi Allah bahagianya batin saya bisa menolongnya bukan lagi dengan doa saja, tapi nyata, bantuan dana yang meringankan bebannya. Dan itu bagi dia sangat berarti, dibarengi doa juga tentunya.
Seperti yang saya bilang, ketika kita sakit , pihak rumah sakit sayangnya gak menerima senyuman kita, tapi dana untuk pengobatan, syarat yang harus dipenuhi oleh pasien. Kita hidup dinegara yang belum menggratiskan fasilitas-fasilitas kesehatan dll. Jadi kita sudah tidak bisa menghindari bahwa smua butuh biaya.

Jika kita ingin generasi islam ke depan cerda dan memimpin dunia, maka mereka butuh pendidikan yang berkualitas yang berbasis islam dan internasional. Kalau kita miskin, hanya mampu menyekolahkan anak di skolah biasa yang minim fasilitas, bagaimana kita kelak bisa memiliki generasi robbani? Bermunculannya TKIT atau SDIT dengan konsep islam terpadu, dimana anak-naka tidak hanya cerdas secara keilmuan tapi juga hafal al qur’an, dan berakhlak baik, itu mahal biayanya.
Makanya saya dan suami bertekad harus menjadi muslim mampu, karna untuk masuk ke TKIT aja butuh biaya 8juta, belum perbulannya. Saya juga sudah survey ke beberapa SDIT brpa biaya utk masuk SDIT ? belasan juta rupiah....

Harta memang tidak dibawa mati, betul, tapi kalau kita punya harta lalu harta itu kita infaq kan dijalan da’wah, itu akan menjadi amal jariyah , amal yang tidak akan putus saat kita sudah meninggal dunia.

Jika kita mau jujur, saat saudara-saudara kita di Palestina membutuhkan bantuan , mereka butuh obat-obatan, mereka butuh bahan makanan, mereka butuh rumah sakit darurat....slain doa (itu mah gak usah dirsuruh juga sudah kita lakukan), fakta yang tidak bisa kita sangkal : mereka BUTUH BANTUAN DANA...ingat bagaimana lembaga-lembaga solidaritas bahu membahu mengumpulkan dana melalui rekening rekening solidaritas? Cukupkah hanya dengan doa saja? Tidak, mereka butuh sunduq/dana...

Mari kita lihat bagaimana mas saptuari owner kedai digital bisa sukses dengan sedekah rombongannya, menghimpun sedekah dari orang-orang di twitter lalu dengan dana itu dia membantu pembangunan masjid, panti asuhan dll...fasilitas ummat, ternyata memang butuh DANA pren, skali lagi doa saja tidak cukup.

Ya Allah, saya ingin menjadi muslimah kaya...yang dengan kekayaan itu hamba bisa berbuat banyak untuk kebaikan, bisa membawa manfaat...dan jadikan kekayaan itu tidak menjadikan kami lalai, melainkan smakin dekat pada-Mu...aamiin

NOTE : Anda berbeda pendapat dengan saya, silakan itu hak anda. Saya pun berhak untuk memiliki pemahaman berbeda. Jadi saling menghormati saja, karna saya sendiri tidak pernah usil dengan pendapat orang..sy meneghargai pendapat orang lain..

wallahu alam bish showab

-eka satriana -
Continue Reading...

Friday, December 16, 2011

A New Beginning!

Belanja Bulanan, http://dbc-network.com/index.php?id=ulieazhar

Sebaiknya mulai dari mana ya? Heu..

Kemarin saya memutuskan (pada akhirnya) untuk bergabung lagi dengan salah satu M*LM terbesar di Indonesia (mungkin juga di dunia) setelah beberapa tahun meninggalkannya. Oriflame dan d'BC Network. Bukannya tanpa alasan saat dulu saya memutuskan untuk hengkang dan kemudian mengganti semua nomor HP, bahkan sampai memutuskan kontak dengan semua jaringan saya di sana. Awalnya gara-gara salah seorang mantan yang paling saya benci di seluruh jagat raya tiba-tiba menghubungi saya via SMS dan menggunakan nama lain untuk berkenalan. Saya pikir orang ini tidak ada maksud apa-apa, memang saya pikir ini adalah salah satu imbas dari (saat itu) nomor HP saya tersebar luas karena iklan mengenai bisnis ini yang saya pasang di salah satu media cetak, dan akibatnya semua nomor saya krang-kring dari pagi hingga malam. Kebanyakan sih emang menanyakan tentang Oriflame. Tapi sumpah mampus saya sama sekali nggak kebayang kalo si setan itu tanpa sengaja bisa melacak keberadaan saya melalui media itu!! Errghhh....

Kebayang kan betapa geramnya saya ketika tahu kalo orang yang saya sambut dengan baik dan saya duga orang lain itu adalah dia! Saya jadi kesal, marah, dan sedikit frustrasi. Saya bingung karena jadi nggak bisa konsentrasi pada apa yang sedang saya lakukan saat itu, yaitu membangun jaringan, karena dia tak henti-hentinya mengganggu saya. Dari pagi hingga malam. Bahkan di saat saya seharusnya tertidur, ia masih mengganggu saya dengan SMS-SMS yang sungguh amat menyebalkan setelah saya tahu siapa dirinya. Memuakkan sekali!

Sejak itu saya selalu berhati-hati terhadap SMS/telpon dari nomor tak dikenal yang masuk ke HP saya. Saya jadi malas dan tak bergairah, ketakutan setiap kali mendengar HP berbunyi. Tapi saya nggak bisa bercerita dengan siapapun, karena saya sendiripun merasa ini konyol, tapi kebencian saya terhadapnya membuat saya gelap mata dan akibatnya merusak kehidupan saya sendiri. Merusak mata pencaharian yang sedang saya rintis sampai saya bela-belain resign dari kantor karena saya bercita-cita dapat menjadi "boss bagi diri saya sendiri", dan sungguh saya berharap banyak bahwa Oriflame dapat memberikan yang saya inginkan. Tapi saat itu saya lemah, saya merasa tidak punya pegangan, dan akhirnya saya kalah..

Beberapa waktu sejak saat itu, saya berkenalan dengan pria yang sekarang menjadi suami saya. Oya, saya tadi lupa bilang bahwa selain orang-orang baik yang ingin bergabung di Oriflame dan si sialan itu, ada juga orang-orang maniak yang iseng dan nggak punya kerjaan menghubungi saya. Mereka menawarkan jasa gigolo! Bayangkan, GIGOLO!! Benar-benar dunia ini udah rusak!! Saya sih masih bisa tenang menghadapi orang-orang kayak gini. Tapi rupanya suami saya marah besar! Saya sih tau kalo dia bukannya marah sama saya, dan jujur aja saya senang melihat dirinya marah :) Pada saat itulah suami minta ijin untuk mematahkan simcard saya, dan meminta saya mengganti dengan nomor yang baru. Saya ikhlas, walaupun akibatnya saya jadi kehilangan kontak sama sekali dengan semua data-data downl*ine saya, karena saya terbiasa menyimpan nomor-nomor penting di simcard dan bukannya di handset. Tak apalah, saya juga emang udah kepengen banget hidup tenang..

Betul-betul tenang, karena sampai akhirnya saya menikah, nomor baru yang saya gunakan relatif tidak banyak yang tahu. Kecuali keluarga dan teman-teman terdekat. Selebihnya, NOL! ;-)

Saat ini, saya mengelola sebuah toko online kecil-kecilan yang saya beri nama Ally Ulie Corner. Keuntungannya tidak banyak, belanja stock pun terkadang harus mengumpulkan uang dulu karena tabungan sebelumnya sering kali terpakai untuk biaya hidup sehari-hari. Belum lagi faktor pasar grosirnya yang jauh di Jakarta (saya sekarang tinggal di Bandung), terus terang memang menjadi kendala. Saya masih coba menikmati saja sih ;-)

Tapi lama-lama saya jadi gregetan juga. Penghasilan suami yang seorang musisi sering kali berteriak protes saat dipaksa meladeni penyakit "lapar mata" saya. Apalagi sejak saya kenal disdus dan dealkeren. Ampun deh, saya kena racun diskonnya!! Selama ini sih saya bisa menahan belanja, tapi lama-lama gerah juga. Apalagi (maaf) keluarga saya termasuk mampu di kota asal saya, sejak kecil saya amat sangat terbiasa dengan limpahan materi dan selalu dipermudah dengan fasilitas dan sarana yang lebih dari cukup. Saya tidak berbohong bahwa saya menerima situasi sesulit apapun setelah pernikahan, dan suami juga tahu hal itu. Tapi suami saya berkeras tidak mau diajak pulang ke kota asal saya, padahal udah ada jaminan dari keluarga saya bahwa hidup kami tidak akan susah karena (hebatnya!) suami saya adalah cucu menantu yang paling disayangi oleh Kakek dan Nenek saya. Keren kan? :-D

Kenapa? Karena memang suami saya sikapnya santun, rajin ibadah, tutur katanya halus, ringan tangan, tidak mengeluh jika disuruh ini-itu, selalu tersenyum, dan hormat pada orang yang lebih tua. Serius, ini beneran! Tapi biarpun begitu, suami saya rupanya headstrong juga. Harga dirinya membuatnya menolak secara halus "perintah" untuk diajak hijrah ke kota asal saya. Harga dirinya membuatnya ingin menunjukkan bahwa ia masih mampu menafkahi istrinya. Harga dirinya membuatnya berkata bahwa "sesulit apapun, kita harus mampu hidup berdua tanpa merepotkan siapa-siapa". Harga dirinya tidak membiarkannya serta-merta menuruti apa yang dianjurkan oleh keluarga saya (dengan sedikit memaksa). Saya amat sangat mengerti dan menghormati prinsipnya, tapi saya juga sangat mengerti dan menghargai maksud keluarga saya. Mereka hanya ingin yang terbaik untuk kehidupan saya, dan tidak ingin kami hidup susah sepeninggal mereka.

Jadi... Akhirnya saya memutuskan bahwa saya HARUS dan HARUS bisa memutar otak untuk menghasilkan uang dan membantu suami saya. Tidak bisa lagi dengan cara main-main dengan online shop saya itu. Masih saya kerjakan dan masih saya jalankan, apalagi akhir-akhir ini mulai ada permintaan dari Malaysia dan Singapore, bahkan ada yang berminat menjadi reseller, alhamdulillah.. Tapi sekarang saya telah memutuskan bahwa saya harus punya sesuatu yang lebih besar! Dan hasil yang juga BESAR! Agar suami saya terjaga harga diri, martabat, dan prinsipnya, saya tahu inilah yang harus saya lakukan. KALI INI SAYA HARUS SUKSES DI ORIFLAME!! Cobaan apapun tidak akan membuat saya takut lagi, karena kali ini saya tidak sendirian menghadapinya. Saya punya doa dan restu dari suami saya, serta perlindungannya, dan ini membuat saya tenang. Dan saya berharap semoga Allah meridhoi apa yang sedang saya lakukan ini, aamiin ya Rabb.. mohon bantulah hamba..

Bismillaah..

Continue Reading...

Monday, February 28, 2011

Rupanya Untuk Ikhlas Itu Tidak Mudah


Saya sering kali bilang "tidak mau menjadi ordinary people", tapi juga tidak pernah menyebut "ingin menjadi extra ordinary". Jadi sebenarnya maunya apa? Tidak tahu, mungkin bisa dibilang "jadi bingung sendiri.. dan akhirnya menjadi lebih bingung lagi.."

Tapi yang jelas saya yakin kalo saya memang bukan si gembala sapi..

Benernya nggak nyambung sih, tapi jujur aja, dalam beberapa hari terakhir ini kepercayaan diri saya merosot tajam, (tapi sialnya) kadar su'udzon malah meningkat, dan energi negatif otomatis jadi ikut melonjak. Dan (sialnya juga!) saya tidak serta merta menyadari kesalahan saya tersebut, apalagi langsung mengucapkan "astaghfirullahaladziim" sambil memohon ampun kepada Allah di saat sedang dikuasai pikiran-pikiran iblis tersebut, tidak! Saya terjebak dan butuh beberapa hari untuk menyadari hal tersebut, itupun saat secara tidak sengaja melihat tayangan Mario Teguh di TV tadi sore, topiknya "Uang Dari Langit".

Ceritanya pak Mario sedang "sidak" ke satu pasar tradisional dan membagi-bagikan ilmu Golden Ways-nya kepada para pedagang di pasar tersebut secara gratis. Beliau juga melayani todongan pertanyaan dadakan dari orang yang ada di sana, salah satunya dari seorang bapak-bapak petugas cleaning service (kalo nggak salah namanya Supriadi). Bapak ini menanyakan tentang "bagaimana agar hati tenang, tidak berpikir macam-macam, dan bisa fokus dalam mengerjakan sesuatu?".

Jawaban pak Mario kira-kira begini:
"Ikhlaslah saat bekerja, banyaklah tersenyum kepada orang-orang di sekitar Anda, dan yakinlah pada diri sendiri; maka rezeki dari langit akan turun dengan sendirinya. Kalaupun rezeki itu bukan berupa uang, lihatlah dalam bentuknya yang lain, misalnya Tuhan memberikan kesehatan sehingga kita bisa tetap bekerja mengumpulkan nafkah untuk keluarga. Tuhan menurunkan rezeki dari langit, tapi biasanya akan datang kepada kita melalui manusia lainnya. Maka penting bagi kita untuk rajin menyapa orang lain dan banyak-banyaklah tersenyum. Karena jika orang lain menyukai kita, itu bisa menjadi pertanda bahwa Tuhan juga menyukai kita, dan Tuhan akan menunjukkan dimana tepatnya kita bisa menemukan rezekiNya yang terserak di seluruh muka bumi ini".

Saya terdiam. Entah kenapa pikiran saya malah melayang ke hal yang lain, hal-hal yang ada di dalam pikiran saya selama beberapa hari terakhir. Saya jadi teringat telah memikirkan hal-hal yang buruk, merencanakan kesombongan yang tidak pada tempatnya, bahkan sempat mengucapkan kata-kata "saya dendam"! Intinya: SAYA SEDANG MENGUSAHAKAN SESUATU DENGAN MENGATASNAMAKAN KEBAIKAN.. TAPI DI SAAT HAL ITU MULAI MENUNJUKKAN TITIK TERANG, SAYA MENDADAK TERACUNI PIKIRAN-PIKIRAN BURUK DAN MENJADI TIDAK IKHLAS!

Betapa bodohnya saya!

Mendadak saya tersadarkan bahwa saya salah. Dan tiba-tiba saya malu, sangat malu sampai diam-diam menangis sendirian tanpa suara. Ya Allah, mohon ampuni hamba ya Allah..

Terserah yaa mau menilai saya seperti apa, silakan saja Anda menebak-nebak apa yang sebenarnya sempat saya pikirkan kemarin-kemarin, karena hal itu tidak akan saya jabarkan di sini, I think it was too personal.

Tapi disini saya hanya ingin bilang,
"Alhamdulillah Allah kembali memberikan pencerahan kepada saya, alhamdulillah saya masih merasa diperhatikan oleh Allah dan tidak berlama-lama dibiarkan "berkubang dalam lumpur derita". Dan saya berharap semoga saya yang lemah hatinya ini akan selalu dikuatkan, karena saya ingin merasa dekat denganNya baik dalam keadaan senang apalagi susah, ingin selalu merindukanNya, ingin selalu berada dalam perlindunganNya, dapat menjadi manusia yang lebih baik setiap harinya, dapat menjadi istri solehah yang selalu menyenangkan mata dan hati suaminya, dapat menjadi anak yang dapat dibanggakan oleh orang tuanya, serta mendapatkan rahmat dan barokah dariNya dalam apapun yang saya kerjakan, amin ya Rabbal alamin.."

Saya sering kali merindukan masa-masa dimana hati saya pernah benar-benar merasa tenang untuk beribadah.. Saya juga ingin bisa benar-benar ikhlas sepenuhnya dalam mengerjakan sesuatu.. Saya ingin agar kebaikan yang telah saya rencanakan tidak kembali "dikotori" oleh pikiran-pikiran busuk.. Saya ingin bisa membahagiakan suami saya, orang tua saya, kakek-nenek saya, adik-adik saya, keponakan saya, dengan menggunakan apa yang saya hasilkan dan miliki sendiri.. Dan, kalau bisa, saya ingiiiiin sekali setan-setan menjauh dari lubang-lubang kelemahan yang saya miliki, agar saya tidak teracuni lagi dan lagi dan lagi.. Hehehe..

Bisa nggak yaa?? (@__@)

Last but not least, tak henti-hentinya saya berdoa dan meminta kepada Allah, semoga Allah memudahkan apa yang sedang saya kerjakan ini, memberikan rahmat dan ridhoNya, dan semoga Engkau masih berkenan mengizinkan hal itu menjadi rezeki dan milik saya ya Allah, tolonglah, amin ya Rabbal alamiin..

*ini namanya maruk nggak yaa??*



Continue Reading...
 

..::|| Ulie Punya Diary ||::.. Copyright © 2009 Girlymagz is Designed by Bie Girl Vector by Ipietoon